Ternyata Gaya Bicara Tak Menentukan Daerah Asalnya.

13:24 Unknown 2 Comments

Sudah beberapa kali aku mendengar pertanyaan yang sama terhadap diriku, semenjak aku masih duduk di bangku SMA sampai sekarang masa kuliah yang tinggal setahun lagi kira-kira. Waktu itu mungkin aku masih maklum dengan pertanyaan semacam itu. SMA-ku di sebuah sekolah berasrama, atau pesantren terpadu lebih tepatnya. Disana banyak kawan-kawan dari berbagai daerah, sehingga mungkin masih banyak diantara kami yang hanya sekedar kenal satu sama lain dan belum banyak mengerti tentang daerah-daerah lain. Jadi wajar saja jika kami saling mempertanyakan tentang daerah asal masing-masing.

Hampir semua daerah asal kawanku disana aku ingat, ada yang pribumi, Takengon, Bener Meriah, Grong-grong Sigli, Aceh Timur, Aceh Besar, Bireuen, Matang, Beureunuen, Lamno, Calang, Nagan, Meulaboh, Abdya, dan Aceh Selatan, dan masih ada beberapa yg lain. Aku sendiri berasal dari Aceh Utara.

Perbedaan daerah  itu ternyata juga membuat kami sadar bahwa kami juga mempunyai perbedaan gaya bahasa dalam berbicara. Sehingga tidak jarang dari kami juga mencoba mempelajari beberapa gaya bahasa dari daerah lain. Mungkin dari kebiasaan itu lah mulanya muncul pertanyaan yang sampai hari ini masih terdengar ditelingaku. Bahkan aku sendiri heran, apa yang beda dengan dengan gayaku berbicara.

Pertanyaan itu masih sama, bahkan terkadang diucapkan dengan nada yang agak sedikit keheranan, "Kamu asalnya dari mana...?" "Kamu sebenarnya dari mana...?" "Abang orang mana...?". Walaupun tata ucapannya terdengar sedikit berbeda tapi intinya masih sama. Pertanyaan itu terus saja terdengar dari mulut orang-orang dihadapanku, dari kakak leting, dari para guru, bahkan dari kawan sendiri sekalipun yang masih mencoba memastikan. Dan sekarang hal itu menjalar sampai ke pelanggan-pelanggan di tempat kerjaku, mereka pun ikut menanyakan hal yang serupa. Sebetulnya ada apa dengan daerah asalku?

Ternyata keherananku tidak berhenti sampai disitu saja, karena ternyata pertanyaan yang mereka suguhkan, aku respon dengan jawaban yang tidak sesuai dengan apa yang ada dalam pikiran mereka. Ketika aku memberi tahu tentang daerah asalku, terkadang aku langsung bisa melihat raut wajah mereka yang sedikit keheranan. Aku langsung bertanya kenapa, mereka menjawab bahwa gaya bicaraku mirip orang Aceh Selatan atau Abdya, terkadang mereka mengira aku sedang bohong. Bahkan lebih parahnya lagi, ada diantara mereka yang tidak bertanya terlebih dahulu tapi malah langsung memastikan apakah aku berasal dari Aceh Selatan. Beberapa dari mereka bahkan tidak percaya dengan jawabanku dan terus menganggapku berasal dari sana.

Akhir-akhir ini aku baru sadar bahwa selama ini mereka menanyakan hal yang serupa dan juga mempunyai pemikiran yang sama tentang daerah asalku. Herannya, kenapa Aceh Selatan, dimana khas Aceh Utara dari seorang diriku?, Apa yang salah dengan gaya bicaraku selama ini?.

Mungkin inilah akibatnya Aku mempunyai banyak kawan yang berasal dari Aceh Selatan. Jadinya aku juga tertiru sedikit gaya khas bicara mereka. Memang, bahasa Aceh Selatan sempat menjadi salah satu bahasa yang ingin aku pelajari sewaktu SMA. Entah apa yang merasukiku, bahkan aku sempat belajar dari adik-adik kelas waktu itu. Aku mengajak mereka untuk berbicara bahasa Aceh Selatan, yang padahal aku seharusnya menuntun mereka untuk berbicara dalam bahasa Arab atau bahasa inggris.

Kurasa sebab itulah gaya bicaraku mirip dengan orang Aceh Selatan. Kebiasaannya, pendatang dari sana langsung diketahui dari gaya bahasa mereka, dan terkadang aku pun bisa mengetahui jika mereka berasal dari sana. Aku bisa tahu dimana perbedaan gaya mereka berbicara. Namun, ada satu keanehan lagi yang aku temui sekarang, aku bisa mengindetifikasi mereka, tapi tidak bisa mengindetifikasi bagian mana yang membuat orang-orang menganggapku berasal dari sana. Aku ingin mengubahnya terkadang, namun dikarenakan masalah yang kualami itu, sepertinya gaya bicaraku masih sama sampai hari ini. Hmm...

You Might Also Like

2 komentar:

  1. Well, it doesn't really matter how people think of you, but the way how you see yourself it does. Just be whatever you want to be, but always be you,,,!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks for reading and comment fahri zal.
      i just wonder why everybody still ask the similar question and they also have the same thougt about where i am from. why they think i am from south aceh?, i still dont know whats wrong with me.

      Hapus