Cantik atau Cinta?
Satu
pelajaran yang wajib kita pahami di dalam kehidupan ini. Hal ini berkenaan
dengan cinta-mencinta antara sesama manusia. Mungkin ini merupakan sesuatu yang
sangat sepele, namun sangat berpengaruh bagi setiap hubungan percintaan, baik
itu dalam sebuah keluarga maupun antar remaja yang merajut cinta atau sekedar
menaruh perasaan suka terhadap sesama. Walaupun sebenarnya, rajutan cinta
dikalangan remaja adalah suatu hal yang salah dan tidak boleh dilakukan. Tapi apadaya,
hal itu memang sudah menjadi penyakit yang mengendap dalam hati kita setiap
remaja maupun dewasa. Dengan demikian, semua kalangan juga semestinya paham
dengan hal kecil ini.
Dalam
mencintai, pastinya ada sesuatu yang menyebabkan kenapa cinta itu bisa lahir di
dalam benak. Mungkin satu hal yang paling akrab bagi kita adalah cantik, atau
tampan kalau dilihat dari sisi pertimbangan wanita. Kata cantik/tampan adalah
acuan pertama yang banyak digunakan setiap orang di masa sekarang, dan hal itu
memang lumrah jika kita selaku manusia suka dengan suatu hal yang indah-indah. Bahkan
Allah swt, pun menyukai hal-hal yang indah. Namun, terkadang kita seringkali
memaksa diri untuk memilih pasangan dikarenakan perkara cantik ini. Makhluk Allah
yang lumrahnya lupa ini memang seringkali tak menghiraukan dan melupakan pelajaran
yang ada dalam Q.S. Al-Baqarah: 216. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu Dan boleh jadi (pula) kamu
menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu”, kira-kira seperti
itulah inti pelajaran dari salah satu ayat dalam kitab suci kita itu. Mungkin ayat
tersebut akan mampu menjelaskan segala hal yang kita sukai dan tidak dalam
dunia ini.
Sekali
lagi, kita seringkali memaksa diri untuk menyukai sesuatu dikarenakan rupa yang
indah. Walaupun banyak hal yang sudah kita lihat bahwa itu tidak menjamin hidup
kita akan bahagia dibuatnya. Boleh jadi dikarenakan suatu pengacuhan, atau
mungkin sifat yang bertentangan dengan apa yang kita punya. Namun hal itu semua
kita acuhkan demi mendapatkan dan mempertahankan suatu yang indah itu. Jika
kita berbicara tentang suatu hubungan, cantik dan tampannya pasanganlah yang
menjadi titik fokus hal ini. Itulah kenapa kita seharusnya lebih memperhatikan
banyak hal lain dibandingkan hanya dengan perkara cantik ini. Mungkin hubungan
seperti inilah yang dikatakan cinta
karena cantik.
Kemudian,
disamping semua itu, ada yang namanya cantik
karena cinta. Hubungan dengan motto seperti ini pasti akan selalu tahan
akan godaan dan hantaman dari luar. Hubungan ini tidak dibangun diatas suatu pondasi
yang cantik atau tampan, tapi mungkin hanya berlandaskan sifat yang baik,
agama, saling memperhatikan diantara keduanya, ataupun menerima apa adanya. Hal
itulah nanti yang akan menciptakan kecantikan dan ketampanan pada setiap
pasangannya. Sungguh menarik jika kita membandingkan antara cinta karena cantik dan cantik karena cinta. Itulah pelajaran
kecil yang seharusnya setiap insan memahami!






0 komentar: